Tampilkan postingan dengan label paling banyak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label paling banyak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Januari 2015

5 Negara Dengan Kecelakaan Mobil Paling Banyak Di Dunia

5 Negara Dengan Kecelakaan Mobil Paling Banyak Di Dunia


Negara Dengan Kecelakaan Mobil Paling Banyak Di Dunia

Di beberapa negara jumlah korban kecelakaan lalu lintas melebihi jumlah korban perang di era modern. Berikut adalah 5 Negara Dengan Kecelakaan Mobil Paling Banyak Di Dunia seperti yang dilansir patch.com :


1. Amerika Serikat

Sebagai  negara terpadat ketiga dan merupakan salah satu negara yang paling maju memungkinkan setiap warganya mempunyai mobil. Volume lalu lintas yang tinggi cenderung mengakibatkan kecelakaan yang lebih tinggi pula. Dalam jumlah korban kecelakaan yang menyebabkan kematian, Amerika menduduki ranking pertama di dunia. Di negara paman sam ini, lebih dari 50.000 orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas. Dan setiap tahun terjadi lebih dari 10 juta kecelakaan yang penyebabnya kebanyakan karena pengemudinya mabuk.
   

2. Belgia

Sebuah negara kecil di Eropa dengan populasi hanya 10,4 juta ini  memiliki tingkat tertinggi kedua dalam hal jumlah korban meninggal karena kecelakaan mobil. Rata-rata sekitar 104,5 dari  satu juta orang meninggal di jalan setiap tahunnya. Salah satu penyebab kecelakaan tersebut selain jumlah penduduknya yang terlalu padat, juga dikarenakan para pengemudi di negara ini mempunyai reputasi mengemudi yang berbahaya.
   

3. Australia

Meskipun negara ini cukup jarang penduduknya, Australia memiliki tingkat tinggi kecelakaan mobil yang menyebabkan kematian. Australia negara seukuran mirip Amerika Serikat berdekatan dengan penduduk, kurang dari sepersepuluhnya ini memiliki banyak jalan yang buruk terutama di daerah pedalaman. Beberapa jalan yang berbahaya ini selain sangat panjang, lurus dengan tempat pemberhentian yang menyebar, sangat jauh satu sama lain. Hal ini menyebabkan  pengemudi ngebut yang akhirnya kelelahan.  Diperkirakan 10 dari 100.000 warga Australia meninggal dalam kecelakaan mobil.


4. Italia

Italia adalah produsen mobil sport yang dikenal di seluruh dunia dan tidak sedikit jumlah pembalapnya. Namun Italia juga negara dengan kecelakaan mobil tertinggi nomor empat di dunia. Sekitar 98 dari satu juta orang Italia meninggal setiap tahunnya karena kecelakaan mobil. Banyak kota-kota di dunia mengalami kemacetan, namun Italia dengan penduduknya yang menyukai kecepatan, menyebabkan situasi jalanan menjadi lebih berbahaya.


5. Kanada

Dengan wilayah yang luas, negara ini memiliki kepadatan penduduk yang tidak terlalu tinggi.  Situasi geografisnya menyebabkan negara ini mempunyai musim dingin yang sangat ekstrim. Pada musim dingin, jalan-jalan menjadi licin dan badai salju juga biasa turun. Dibagian utara misalnya, kondisi bersalju tersebut bisa bertahan sampai sekitar setahun. Sehingga tingkat kecelakaan di sini cukup tinggi, sekitar 9,6 dari 100.000 kematian berhubungan dengan kecelakaan kendaraan bermotor.


Sumber : liputan6.com

Rabu, 31 Desember 2014

5 Petenis Dengan Gelar Juara Paling Banyak Di Dunia

5 Petenis Dengan Gelar Juara Paling Banyak Di Dunia - Untuk meraih sebuah kesuksesan, dibutuhkan kerja keras dan sikap pantang menyerah. Lima petenis berhasil membuktikan pada dunia bahwa mereka adalah yang terbaik di lapangan.

Berikut adalah 5 Petenis Dengan Gelar Juara Paling Banyak Di Dunia :


1. Roger Federer

Petenis Dengan Gelar Juara Paling Banyak


Tujuh kali juara Wimbledon, lima kali juara Amerika Terbuka, dan empat kali juara Australia Terbuka, pemain asal Swiss ini telah menempatkan namanya di urutan teratas sebagai petenis dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah. Bukan cuma itu, Roger Federer juga berhasil menjadi juara Grand Slam sebanyak 17 kali. Pria kelahiran 8 Agustus 1981 ini bahkan telah muncul dalam 25 final Grand Slam. Di Grand Slam, Federer telah memenangkan 279 pertandingan.


2. Steffi Graf

Petenis Dengan Gelar Juara Paling Banyak

Steffi Graf menjadi salah satu orang yang memegang rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah tenis. Dia berhasil mengantongi 22 kemenangan. Dia telah memenangkan setiap Grand Slam sebanyak empat kali. Pada tahun 1998, wanita kelahiran 14 Juni 1969 memenangkan empat kejuaraan besar dan juga mengantongi medali emas Olimpiade.

Ibu dua anak ini pernah dinobatkan sebagai petenis wanita terbaik dunia oleh Women's Tennis Association. Rekor itu dipegangnya selama 377 minggu. Pada tahun 1999, dia memutuskan untuk gantung raket. Padahal kala itu dia sedang berada di peringkat 3 dunia. Dia pun kemudian menikah dengan mantan petenis nomor 1 dunia Andre Agassi pada Oktober 2001. Pasangan ini telah memiliki dua anak - Jaden Gil dan Jaz Elle.


3. Martina Navratilova

Petenis Dengan Gelar Juara Paling Banyak

Navratilova adalah seorang pemain yang dinamis. Petenis wanita asal Ceko ini telah memenangkan 18 gelar Grand Slam untuk tunggal putri, 31 gelar untuk ganda putri, dan 10 gelar untuk ganda campuran. Navratilova juga sukses memenangkan Wimbledon sebanyak sembilan kali, enam kemenangan secara berturut-turut.

Selama lima tahun berturut-turut, dia bahkan telah memenangkan 96,8 persen dari semua pertandingan yang terjadi antara tahun 1982 sampai 1986. Navratilova pun berhasil memegang gelar petenis nomor satu dunia selama 332 minggu.


4. Chris Evert

Petenis Dengan Gelar Juara Paling Banyak

Evert berhasil tampil di 34 final Grand Slam. Juara Grand Slam 18 kali ini bahkan tidak pernah kalah di putaran pertama atau kedua dari setiap turnamen besar yang diikutinya. Evert bahkan mengantongi tujuh gelar juara Perancis Terbuka. Wanita kelahiran 21 Desember 1954 ini juga sempat menjabat sebagai Presiden Women's Tennis Association selama sebelas tahun untuk periode 1975-1976 dan 1983-1991. Selain masuk dalam Hall of Fame, dia juga menerima penghargaan Philippe Chartier.


5. Serena Williams

Petenis Dengan Gelar Juara Paling Banyak

Serena Williams adalah satu-satunya petenis wanita yang berhasil mengumpulkan lebih dari USD 60 juta (sekitar Rp 745 miliar) dari hadiah turnamen. Lahir pada 26 September 1981, Serena kini menduduki peringkat pertama di cabang tunggal putri. Ranking itu didapatnya pertama kali pada 8 Juli 2002. Dia kembali mendapatkan peringkat ini untuk keenam kalinya pada tanggal 18 Februari 2013 lalu. Beberapa ahli dan mantan petenis menyebutnya sebagai petenis wanita terbaik dalam sejarah.


Sumber : merdeka.com